PENGALAMAN ADALAH SESUATU HAL YANG SANGAT BERHARGA

Jumat, 22 Maret 2013

PRINSIP DAN KARAKTERISTIK PTK



PRINSIP-PRINSIP PTK

}  Berkelanjutan. PTK merupakan penelitian berkelanjutan secara siklustis.
}  Integral. PTK merupakan bagian integral dari konteks yang diteliti.
}  Ilmiah. Diagnosis masalah berdasar pada kejadian nyata.
}  Motivasi dari dalam. Motivasi untuk memperbaiki kualitas harus tumbuh dari dalam.
}  Lingkup. Masalah tidak dibatasi pada masalah pembelajaran di dalam dan di luar ruang kelas. 

KARAKTERISTIK PTK

}  PTK bersifat situasional, yaitu berkaitan dengan upaya mendiagnosis masalah dalam konteks tertentu, yaitu di kelas dalam sekolah dan berupaya menyelesaikannya dalam konteks tersebut.

}  PTK merupakan upaya kolaboratif antara guru dan siswanya, yaitu satu satuan kerja sama dengan perspektif berbeda, bisa juga antara guru dan kepala sekolah.

}  PTK bersifat self evaluative yaitu kegiatan modifikasi praktis yang dilakukan secara kontinu, dievalusi dalam situasi yang terus berjalan, dengan tujuan ahirnya ialah untuk perbaikan dan peningkatan dalam praktek nyatanya.

}  PTK bersifat luwes dan menyesuaikan, artinya prosedur PTK disesuaikan untuk bekerja di kelas.

}  PTK memanfaatkan data pengamatan dan perilaku empiric. PTK menelaah ada tidaknya kemajuan. Sementara PTK dan proses pembelajaran terus berjalan, informasi-informasi dikumpulkan, diolah didiskusikan dan direleksikan.

}  Keketatan ilmiah PTK agak longgar. PTK merupakan antithesis dari desain penelitian eksperimental yang sebenarnya, sifat sasarannya situaional-spesifik, tujuannya pemecahan masalah praktis, sampel populasinya terbatas dan tidak representative, sehingga temuan-temuannya tidak dapat digeneralisasi.

PENGERTIAN PTK



}  Menurut Hopkins (1992), PTK atau classroom action research (CAR) merupakan salah satu jenis penelitian tindakan yang bersifat praktis, sebab penelitian ini menyangkut kegiatan yang dipraktekkan guru sehari-hari.

}  Ebbut (1985) menjelaskan bahwa PTK merupakan studi yang sistematis yang dilakukan dalam upaya memperbaiki praktek-praktek dalam pendidikan dengan tindakan praktis serta refleksi dari tindakan tersebut.

}  Kemmis dan McTaggart (1982) menggambarkan PTK sebagai suatu proses yang dinamis dari keempat aspek, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi harus dipahami sebagai momen-momen dalam bentuk spiral. 

}  Kurt Lewin menekankan pentingnya kolaborasi dan partisipasi yang bersifat demokratis dalam penelitian tindakan. Lebih lanjut dikatakan bahwa penelitian tindakan adalah penelitian yang merupakan suatu rangkaian langkah-langkah (a spiral of steps). Setiap langkah terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. 

}  McNiff (1992) memandang PTK sebagai bentuk penelitian reflektif yang dilakukan guru sendiri, yang hasilnya dapat dimanfaatan sebagai alat untuk mengembangkan kurikulum, pengembangan sekolah, pengembangan keahlian mengajar dan sebagainya. 

}  Berdasarkan beberapa definisi PTK di atas, dapat disimpulkan bahwa PTK adalah penelitian yang dilakukan guru di kelasnya sendiri dengan cara merencanakan, melaksanakan (tindakan), mengamati (observasi) dan merefleksikan tindakan secara sikluistik,  kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

}  Terdapat beberapa jenis penelitian tindakan, dua diantaranya adalah penelitian tindakan perorangan (individual action research) dan penelitian tindakan kelompok (collaborative action research). Penelitian tindakan termasuk penelitian kualitatif meskipun data yang dikumpulkan dapat bersifat kuantitatif.

Rabu, 20 Februari 2013

BSNP


PANDUAN PENYUSUNAN 
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN 
JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

BADAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
2006 

KATA PENGANTAR



Buku Panduan ini dimaksudkan sebagai pedoman sekolah/madrasah dalam
mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang
Pendidikan Dasar dan Menengah. Sebagaimana ketentuan dalam Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,
setiap sekolah/madrasah mengembangkan kurikulum berdasarkan Standar
Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) dan berpedoman kepada
panduan yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Panduan Penyusunan KTSP terdiri atas dua bagian, yaitu bagian pertama
berupa Panduan Umum dan bagian kedua berupa Model KTSP.

Satuan Pendidikan yang telah melakukan uji coba kurikulum 2004 secara
menyeluruh diperkirakan mampu secara mandiri mengembangkan
kurikulumnya berdasarkan SKL, SI dan Panduan  Umum. Untuk itu Panduan
Umum diterbitkan lebih dahulu agar memungkinkan satuan pendidikan
tersebut, dan juga sekolah/madrasah lain yang mempunyai kemampuan,
untuk  mengembangkan kurikulum mulai tahun ajaran 2006/2007.

Bagian kedua Panduan Penyusunan KTSP akan segera menyusul dan
diharapkan akan dapat diterbitkan sebelum tahun ajaran baru 2006/2007.
Waktu penyiapan yang lebih lama disebabkan karena banyaknya ragam
satuan pendidikan dan model kurikulum yang perlu dikembangkan. Selain
dari pada itu, model kurikulum diperlukan bagi satuan pendidik yang saat ini
belum mampu mengembangkan kurikulum secara mandiri. Bagi satuan
pendidikan ini, mempunyai waktu sampai dengan tiga tahun untuk
mengembangkan kurikulumnya, yaitu selambat-lambatnya pada tahun ajaran
2009/2010.

BSNP menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada banyak
pakar yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi, Pusat Kurikulum dan
Direktorat di lingkungan Depdiknas, serta Depag. Berkat bantuan dan
kerjasama yang baik dari mereka, Buku Panduan Penyusunan KTSP ini
dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat. 

Jakarta,   Juni 2006

      Ketua BSNP





      Prof. Dr. Bambang Soehendro

Selasa, 16 Oktober 2012

contoh soal


1.Jelaskan apa yang dimaksud nagara bangsa dan masysrakat
Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada dipermukaan bumidimana terdapat pemerintahan yang ekonomi,politik, sosial,budaya, pertahaan keamannan dan lain sebagainya.Didalam suatu Negara minimal terdapat unsure-unsur Negara seperti rakyat,wilayah yang berdaulat serta pengakuan dari negaralain
Bangsa adalah suatu komunitas etnik yang cirri-cirinya adalah memiiki nama wilayah tertentu,mitos leluhur bersama,kenangan bersama,satu atau beberapa budaya yang sama dan solidaritas tertentu. Bangsa juga merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideology nasionalisme.
Masyarakat adalah Sejumlah manusia yang merupakn satu kesatuan golongan yang berhubungan tetap dan kepentingan  yang sama.Seperti:sekolah,keluarga,perkumpulan,Negara semua adalah masyarakat

2.Bagaimana tahapan –tahapan dalam pembentukan
            Untuk konstutif disebut juga unsure pembentuk maksudnya adalah unsure mutlak yang harus dipenuhi untuk berdirinya suatu Negara
            a. Rakyat (sebagai penghuni Negara )yang mempunyai cita-cita”/bersatu.
            b, Wilayah dengan memiliki batas-batas tertentu.
            c,pemerintah yang berdaulat.
            Unsure deklaratif atau unsure pernyataan
            Unsure ini berwujud adanya pengakuan dari Negara lain
            Unsure deklaratif ini merupakan unsur yang masyarakatnya supaya Negara baru tersebut dapat mengadakan hubungan dengan Negara lain
            a.Penduduk yang tetap(rakyat)
            b.Daerah tertentu (wilayah)
            c.Pengakuan (deklaratif) &kemampuan untuk berhubungan dengan Negara lain.

3.Bagaimana konsep bangsa yang dianut oleh Indonesia
            Konsep kebangsaan Indonesia asli memperolrh acuannya secara ideologis dalam pancasila dan secara kontitusional dalam UUD1945 serta organic diatur baik UU Nomor 3 Tahun1946 UU Nomor 62 Tahun 1958 dan UU Nomor 12 Thun 2006.itu berarti bahwasemua penyelesaian mengenai konsep bangsa Indonesia Asli haruslah bertitik tolak darai konsep tentang bangsa yang terkandung dalam pancasila maupunUUd1945.Dalam konsep tersebut jelas bahwa perngertian tentang bangsa atau nation Indonesia tidak sama dengan pengertian bangsa dalam artiras atau etnik,bahasa,golongan, maupun agama, sebagai konsep Bangsa Indonesia Asli tidak didasarkan atas ras,etnik, bahasa tertentu,agama tertentu,kesamaan kepentingan,ataupun batas-batas alamiah yang dapat dilihat pada peta.

4.Mengapa bela Negara menjadi hak dan kewajiban bagi setiap warga negara
            Berdasarkan UUD 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa”Tiap-tiap warga negar berhak dan wajib ikut serta dalam usah pembelaan Negara”dan”Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan UU”Jadi sudah pasti mau tidak mau kita ikut serta dalm membela  Negara dari segala macam ancaman gangguan tantangan dan hambatan baik yang dating dari luar maupun dari dalam.
Beberapa dasar hokum dan hokum

5.jelaskan kaitan unsur-unsur kerangka dasar kehidupan nasional
            1.Pancasila sebagai Falsafah idelogi dan dasar Negara RI
Bangsa Indonesia dalam hidup bernegara telah memiliki suatu pandangan hidup bersamayang bersumber pada akar budaya dan nilai-nilai religiusnya yang terkristalisasi dalam pancasila.
            2.UUD1945 sebagai Landasan Konstitusional
UUD1945 adalahhukum dasar yang tertulis.Sebagai hokum makaUUD1945 bersifat mengikat bagi pemerintah,lembaga Negara,lembaga masyarakat,setiap warga Negara Indonesia.Sebagai hokum<UUD1945 berisi norma,aturan-aturan atau ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan dan ditaati
            3Wawasan Nusantara sebagai Wawasan nasional
Wawasan nusantara sebagai wawasan nasional Indonesia merupakan cara pandang bangsa Indonesia untuk menyamakan  persepi visi dan motivasi dalam rangka menjamin persatuan dan kesatuan serta kepentingan nasional dalam rangka pencapaian cita-cita nasional Indonesia yangmerdeka,berdaulat, ada dan makmur.
            4.Ketahaan nasional sebagai pendekatan konsepsional
Ketahaan nasional adalah kondisi dinamik bangsa,meliputi segenap aspek kehidupan yang terintergrasi berisi keuletan danketangguhan yang mengndungkemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi mengatasi dan me4ngatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan.


6.Jelaskan apa yang dimaksud dengan pendidikan kewarganegaraan!
            Pendidikan kewaraganegaraan : Usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik agar pada masa dating dapat menjadi patriot pembela bangsa dan Negara

7.Kemukakan dengan jelas kaitannya antara pendidikan kewarganegaraan dengan pengalaman sejarah bangsa Indonesia sampai tahun 60 an
            Dengan mengikuti pendidikan kewarganegaraan para pemuda mahasiswa dihadapkan dapatmembentuk sikap positif dengan kesetiaan dan pengabdian
Ikut serta dalam upaya pembedaan Negara dan bangsa untuk melanjutkan  upaya pembangunan yang telah dilakukan oleh generasi yang lebih tua.

8.Adakah kaitan Pkn dengan kelangsungan hidup bangsa dan Negara Indonesia
            Adanya pendidikan kewarganegaraan diserenggarakan untuk membekali para mahasiswa selaku calon pemimpin dimana depan dengan kesadaranbela Negara serta kemampuan berfikir secara komprehensif integral dalam rangka ketahaan nasional kesadaran bela Negara berwujud sebagai kerelaan dan kesediaan melakukan upaya untuk kelangsungan hidup bangsa dan Negara melalui bidang profesi.

9.Kemukakan isi pasal UUD’45 yang berkaitan dengan pendidikan kewarganegaraan Indonesia
            1.Tujuan dan espirasi bangsa Indonesia tentang kemerdekaan yang tercantum pada alenia ke2 dan ke4 pembukaaqn UUD1945
            2.Hak dan kewajiban setiap warga Negara untuk ikut dalam pembelaan Negara yang tercantum pada pasal30 ayat UUD1945

10.Apa yang dimaksud dengan pendidikan pendahuluan Negara.Apa hubungannya dengan pendidikan kewarganegaraan
            Pendidikan pendahuluan bela Negara adalah pendidikan pembelaan Negara yang mencakup membela kepentingan  bangsa dan Negara diberbagai bidang ketuhanan(Geo,SKA,Demografi,Ideologi) dalam upaya mencapai tujuan nasional berdasarkan pancasila dan uud 1945
            Hubungan pendidikan pendahuluan belanegara deangan pendidikan kewarganegaraan yaitu pedidikan pendahuluan bela Negara termasuk pendidikan kewarganegaraan.Dengan demikian mata kuliah pendidikan kewarganegaran merupakan sarana pengembangan kepribadian mahasiswa sebagai warga dan selanjutnya menjadi penutup dalam menerpkan ilmu yang dituntut serta dalam mengabdian diri melalui bidang profesi masing-masing

11.Tujuan pendidikan kewarganegaraan salah satunya ialah menumbuhkan kesatuan bela Negara dan kemampuan berfikir secara komprehensif integral
            Kemampuan bela Negara yaitu kerelaan dan kesedian melakuan upaya untuk kelangsungan hidup bangasa dan Negara melalui bidang profesi

12.jelaskan pula apa yang dimaksud berfikir secara komprehensif integral
            Kemampuan berfikir secara komprehensif integral adalah kemampuan untuk berfikirtentang suatu dalam kaitannya dengan keseluruhan
Contoh:
Jika kitra melihat suatu peristiwa dimasyarakat kita tidak memandang peristiwa itu menurut pandangan individu / kepentingan bersama yaitu kepentingan masyarakat/bangsa dar berbagai aspek

13.Apa sebabnya setiap Negara perlu memiliki wawasan nasional
            Bangsa perlu memiliki wawasan nasional karena dalam perjuangan mencapai cita-cita bangsamemerlukan wawasan nasional yauitu cara pandang terhadap diri lingkungan tanah airnya

14.jelaskan hubangan antara wasantara dan tannas
            Wawasan nusantara segai wawasan nasional Indonesia memerlukan penjabaran tujuan nasional yang telah diselenggarakan dengan kondisi posisi dan potensi goegrafis Indonesia dan merupakan pedoman pola piker serta pola tindak dalam rangka mewujudkan  cita-cita nasional
            Oleh karena itu penerapan-penerapannya wawasan nusan tara menampilkan wajah/dimensinya sebagai wawasan nasional yang dilandasi konsep tatanan naisonal merupakan pola dasar pembangunan nasional sebagai wawasan pertahanan keamanan dan sebagai wawasan kewilayahan

15.jelaskan 3sifat sishankamrata
            1Sifat kerakyatan yaitu keikut sertan seluruh rakyat Indonesia sesuai dengan kemampuan keahlian
            2.Sifat kesemestaan yaitu seluruh daya bangsa dan Negara maupun memolisasikan diri untuk menghadapiATHG
            3.Sifat kewilayahan yaitu setiap titil dalam wilayah RI merupakan tumpuan perlawanan.

KEWARGANEGARAAN

Kesadarn Kewarganegaraan  :
1.Ciri tanah air
2.Sadar kewarganegaraan dengan berbangsa bermasyarakat
3.Keyakinan kebeneraan adanya falsafah bangsa
4.Sedia berkorban demi bangsa

 Pengertian Negara menurut para ahli
1.Aristoteles
            Negara adalah persekutuan keluarga yang bias guna memperoleh hidup bahagia/baik.
2.Bluntshli
            Negara suatu dewan rakyat yang disusun oleh suatu organisasi politik dari suatu daerah tertentu.
3.Hans Kels
            Negara adalah suatu susunan pergaulan hidup bersama dengan terpaksa.
4.Harold J.Losli
            Negara adalah suatu rakyat yang ditegaskan karena mempunyai wewenang meningkat dan memaksa.
5.Hogu de Groot
            Negara adalah persekutuan yang sempurna dari orang-orang yang merdeka untuk memperoleh perlindungn hokum.
6.Roger H sottau
            Negara adalah alat atau (agency)atau wewenang (authority)yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalanatas masyarakat
7.SriSumatri
            Negara adalah suatu organisasi masyarakat oleh karenanya kekuasaan oleh karenanya oleh setiap organisasi bernama nagara selalu kita jumpai ada atau alat perlengkapan yang mempunyai kemampuan untuk memasukkan kehensaknya kepada sispapun yang bertempat tinggal diwilayah kekuasaannya.

Teori asal usul Negara
1.Teori ketuhanan kehendak Tuhan
2.Teori kenyataan
3.Teori perjanjian/kontrak social
4.Teori peneklukan
5.Teori alamiah
6.Teori filosofis
7.Teori Historis
8.Teori organis


Teori Ketuhaan : adanya Negara itu karena kehendak Tuhan YME
Teori Kenyataan :Anggapannya bahwa ada rakyat ada wilayah ada pemerintahan maka itulah yang dimaksud Negara.
Bangsa adalah suatu kesatuan solidaritas/setia kawan/satu jiwa/satu asas yang tercipta oleh pengorbanan masa lalu demi masa depan generasi
Masyarakarat adalah keseluruhan komplek hubngan individu yang luas dan terpola dalam lingkup yang benar atau kecil dalam suatu suku bangsa atau kelompok lainnya
Civil sosiaty adalah wilayah yang bebas dimana individu warga negaramelakukan kegiatan secara merdeka menyatakan pendapan berserikat dan berkumpul.
Masyarakat Madani adalah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai demokrasi dan nilai peradapan
2 Asas penentu Kewarganegaraan
            *Lus soli :Asas yang didasarkan pada kelahiran
            *Lus  sanguinis:Asas yang didasarkan pada  keturunan
            *Bipatride:Orang yang mempunyai kewarganegaraan ganda
            *Apatride::Orang yang tidak mempunyai kewarganegaraan tidak jelss
            *Naturalisasi:Proses untuk menentukan pilihan apakah mengikuti lus soli atau lus snguinis.

Karakteristik civil sosiaty
1.      Adanya the free public shere
2.      Adanya Demokrasi(merupakan entas/penegak demokrasi)
3.      Adanya Toleran
4.      Adanya Pluralisasi(adanya kemajemukan)
5.      Adanya keadilan sosial

Rabu, 19 September 2012

Negara Dan Kewarganegaraan


Kesadarn Kewarganegaraan  :
1.Ciri tanah air
2.Sadar kewarganegaraan dengan berbangsa bermasyarakat
3.Keyakinan kebeneraan adanya falsafah bangsa
4.Sedia berkorban demi bangsa
 Pengertian Negara menurut para ahli
1.Aristoteles
          Negara adalah persekutuan keluarga yang bias guna memperoleh hidup bahagia/baik.
2.Bluntshli
          Negara suatu dewan rakyat yang disusun oleh suatu organisasi politik dari suatu daerah tertentu.
3.Hans Kels
          Negara adalah suatu susunan pergaulan hidup bersama dengan terpaksa.
4.Harold J.Losli
          Negara adalah suatu rakyat yang ditegaskan karena mempunyai wewenang meningkat dan memaksa.
5.Hogu de Groot
          Negara adalah persekutuan yang sempurna dari orang-orang yang merdeka untuk memperoleh perlindungn hokum.
6.Roger H sottau
          Negara adalah alat atau (agency)atau wewenang (authority)yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalanatas masyarakat
7.SriSumatri
          Negara adalah suatu organisasi masyarakat oleh karenanya kekuasaan oleh karenanya oleh setiap organisasi bernama nagara selalu kita jumpai ada atau alat perlengkapan yang mempunyai kemampuan untuk memasukkan kehensaknya kepada sispapun yang bertempat tinggal diwilayah kekuasaannya.

Teori asal usul Negara
1.Teori ketuhanan kehendak Tuhan
2.Teori kenyataan
3.Teori perjanjian/kontrak social
4.Teori peneklukan
5.Teori alamiah
6.Teori filosofis
7.Teori Historis
8.Teori organis

1.Jelaskan apa yang dimaksud nagara bangsa dan masysrakat
Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada dipermukaan bumidimana terdapat pemerintahan yang ekonomi,politik, sosial,budaya, pertahaan keamannan dan lain sebagainya.Didalam suatu Negara minimal terdapat unsure-unsur Negara seperti rakyat,wilayah yang berdaulat serta pengakuan dari negaralain
Bangsa adalah suatu komunitas etnik yang cirri-cirinya adalah memiiki nama wilayah tertentu,mitos leluhur bersama,kenangan bersama,satu atau beberapa budaya yang sama dan solidaritas tertentu. Bangsa juga merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideology nasionalisme.
Masyarakat adalah Sejumlah manusia yang merupakn satu kesatuan golongan yang berhubungan tetap dan kepentingan  yang sama.Seperti:sekolah,keluarga,perkumpulan,Negara semua adalah masyarakat
2.Bagaimana tahapan –tahapan dalam pembentukan
          Untuk konstutif disebut juga unsure pembentuk maksudnya adalah unsure mutlak yang harus dipenuhi untuk berdirinya suatu Negara
          a. Rakyat (sebagai penghuni Negara )yang mempunyai cita-cita”/bersatu.
          b, Wilayah dengan memiliki batas-batas tertentu.
          c,pemerintah yang berdaulat.
          Unsure deklaratif atau unsure pernyataan
          Unsure ini berwujud adanya pengakuan dari Negara lain
          Unsure deklaratif ini merupakan unsur yang masyarakatnya supaya Negara baru tersebut dapat mengadakan hubungan dengan Negara lain
          a.Penduduk yang tetap(rakyat)
          b.Daerah tertentu (wilayah)
          c.Pengakuan (deklaratif) &kemampuan untuk berhubungan dengan Negara lain.
3.Bagaimana konsep bangsa yang dianut oleh Indonesia
          Konsep kebangsaan Indonesia asli memperolrh acuannya secara ideologis dalam pancasila dan secara kontitusional dalam UUD1945 serta organic diatur baik UU Nomor 3 Tahun1946 UU Nomor 62 Tahun 1958 dan UU Nomor 12 Thun 2006.itu berarti bahwasemua penyelesaian mengenai konsep bangsa Indonesia Asli haruslah bertitik tolak darai konsep tentang bangsa yang terkandung dalam pancasila maupunUUd1945.Dalam konsep tersebut jelas bahwa perngertian tentang bangsa atau nation Indonesia tidak sama dengan pengertian bangsa dalam artiras atau etnik,bahasa,golongan, maupun agama, sebagai konsep Bangsa Indonesia Asli tidak didasarkan atas ras,etnik, bahasa tertentu,agama tertentu,kesamaan kepentingan,ataupun batas-batas alamiah yang dapat dilihat pada peta.
4.Mengapa bela Negara menjadi hak dan kewajiban bagi setiap warga negara
          Berdasarkan UUD 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa”Tiap-tiap warga negar berhak dan wajib ikut serta dalam usah pembelaan Negara”dan”Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan UU”Jadi sudah pasti mau tidak mau kita ikut serta dalm membela  Negara dari segala macam ancaman gangguan tantangan dan hambatan baik yang dating dari luar maupun dari dalam.
Beberapa dasar hokum dan hokum